Operator Suramadu Raup Rp 11,5 Miliar

By klikrealita 4-Agustus-2014 | 22:00 Custom suramadu

 Operator jembatan Suramadu meraup Rp11,5 miliar selama arus mudik dan balik lebaran 1435 Hijriah. Dana belasan miliar rupiah tersebut didapat dari hasil penjualan karcis terhadap pemudik yang melintas di jembatan Suramadu, baik roda dua maupun roda empat.

Dimana pada H-7 sampai H-1 lebaran, total kendaraan yang lewat Suramadu roda dua dan roda empat sebanyak 450 ribu unit. Adapun persentase 72 persen untuk sepeda motor dan 28 persen mobil.

Sedangkan mulai H+1 sampai H+6 kemarin, total kendaraan yang melintas di Suramadu berjumlah 330 ribu unit. Rinciannya untuk roda dua sebanyak 270 ribu dan roda empat berjumlah 60 ribu. Kemudian pada H+7 lebaran ini, diperkirakan untuk roda empat akan mecapai 12 ribu sampai 13 ribu unit.

Sementara roda dua diprediksi bakal mencapai 40 ribu unit. Untuk tarif kendaraan roda dua harga karcisnya dipatok Rp 3 ribu. Sedangkan roda empat ditetapkan senilai Rp 30 ribu harga karcisnya.

"Total pendapatan selama arus mudik dan balik, kami meraup sekitar Rp 11,5 miliar," terang Kepala Gerbang Tol Jembatan Suramadu, Suharyono, saat dikonfirmasi Okezone di sekitar tolgate, Senin (4/8/2014).

Ia menambahkan, lonjakan kendaraan diperkirakan akan terus terjadi sampai besok pagi. Setelah itu, arus lalu lintas di tolgate akan kembali normal. Ketika sudah normal, maka lajur untuk kendaraan roda dua akan seperti semula yakni 2 lajur.

Disinggung dengan pendapatan sebesar itu, apa pemerintah bisa membayar hutang untuk biaya pembangunan suramadu, ia mengaku tidak tahu secara pasti. Suharyono berdalih dirinya tidak ikut campur dalam persoalan tersebut.

"Nah kalau untuk yang itu (bayar hutang), saya tidak tahu," pungkasnya.

Hingga saat ini arus lalu lintas di suramadu masih ramai. Pemudik yang melintas di jembatan suramadu terus berdatangan. Bahkan, terjadi antrian panjang di sekitar tolgate suramadu.


By klikrealita 4-Agustus-2014 | 22:00 Read 1