Hasil Belanja Pemerintah Sepanjang 2017

By DH 10-Januari-2018 | 06:25 Custom

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat realisasi belanja negaramencapai Rp 2.001,6 triliun. Angka ini merupakan 93,8 persen asumsi belanja dalam APBNP 2017 dan meningkat 7,4 persen dari 2016. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, realisasi belanja modal mencapai 92,8 persen dibandingkan 2016 yang sebesar 82 persen dan 2015 yang sebesar 85,2 persen.

Realisasi belanja barang juga meningkat sebesar 96,8 persen, dibandingkan 2016 yang sebesar 85,3 persend dan 2015 sebesar 89,8 persen. Sedangkan untuk realisasi belanja sosial mencapai 100 persen. Penerimaan Pajak Capai 88 Persen pada 2017 Penerimaan Perpajakan 2017 Tertinggi Selama Pemerintahan Jokowi Bayar Subsidi ke Pertamina dan PLN, Pemerintah Rogoh Rp 97,6 T

"Angka ini menunjukkan kontribusi belanja negara terhadap pertumbuhan ekonomi yan lebih baik," ujar dia di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Selasa (2/1/2018). Dia mengungkapkan, untuk realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp 1.259,6 triliun atau 92,1 persen dari APBNP 2017. 

Belanja tersebut dibelanjakan untuk pembangunan infrastruktur pembangunan jalan sepanjang 794 km, jembatan 9.072 m, pembangunan 3 bandara dan lanjutan 8 bandara serta pembangunan rel kereta api 618,3 km. Kemudian di bidang pendidikan yaitu penyaluran Kartu Indonesia Pintar sebanyak 19,8 juta siswa, penyaluran bantuan operasional sekolah sebanyak 8 juta siswa, dan penyaluran bidik misi sebanyak 364 ribu mahasiswa. Di bidang kesehatan dan perlindungan sosial, yaitu penyaluran Kartu Indonesia Sehat sebanyak 92,1 juta jiwa dan penyaluran program keluarga harapan sebanyak 6 juta keluarga penerima manfaat. 

Untuk pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa, lanjut Sri Mulyani, dilakukan berbasis kinerja dengan penerapan sistem reward dan punishment. "Ini membuat realisasi sebesar 96,8 persen dari APBNP 2017 jauh lebih merata, efisien, efektif dan akuntabel dalam meningkatkan pelayanan publik," kata dia. Pelayanan publik yang dimaksud antara lain, di bidang pendidikan dengan rehabilitasi 11.006 ruang kelas SD dan membangun 1.351 ruang kelas. Kemudian bidang kesehatan dengan peningkatan sarana prasarana 347 rumah sakit dan pembangunan 3.873 Puskesmas. Sedangkan di bidang infrastruktur yaitu pembangunan jalan sepanjang 1.503 km dan pembangunan jembatan 3.749 meter. ( DHSUKARDIN )


By DH 10-Januari-2018 | 06:25 Read 1