Amien Rais Kritik Pemerinrntah Soal Pembagian Sertifikat Tanah

By DH 24-Maret-2018 | 21:08 Custom

Amien Rais Kritik Pemerinrntah Soal Pembagian Sertifikat Tanah

Jakarta, - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais diklaim memiliki bukti terkait tudingannya kepada Presiden Joko Widodo yang disebut melakukan kebohongan atas kebijakan pembagian sertifikat tanah secara besar besaran pada masyarakat. Sebagai buktinya. Pak Amien sudah menyiapkan tulisan, nanti akan diperlihatkan kepada khalayak untuk mensubstantiate kritik kemarin itu, ditanggapi Wakil Ketua Umum PAN Hanafi Rais di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (21/3) dua hari lalu. Pihaknya mengatakan kebijakan pembagian sertifikat tanah yang dilakukan Jokowi memang sudah menjadi kewajiban pemerintah. Dia menilai saat ini pembagian sertifikat tanah terlalu banyak selebrasi. "Kemudian sekarang dibuat selebrasi di berbagai macam forum, itu hal yang biasa sebenarnya. Sehingga malah itu justru mengubur semangat Nawacita sendiri yang akan melakukan land reform," kata jelas Waka Ketum PAN saat di komfirmasi wartawan.

Seharusnya kata Hanafi, jika serius melakukan reforma agraria maka pemerintah perlu mengambil alih perusahaan tambang dan sawit untuk dibagi rata ke masyarakat. Hanafi pun menduga respons berlebih terhadap kritikan yang dilayangkan Amien karena ada pihak yang merasa terganggu. Wakil Ketua Komisi I DPR ini menyarankan agar setiap kritik yang dilancarkan masyarakat kepada pemerintah diterima secara baik dan tidak usah ditanggapi sebagai ancaman. "Itu namanya berarti mengkhianati demokrasi yang selama ini kita bangun. Jadi jangan merusak demokrasi yang sudah dihasilkan karena jerih payah mahasiswa dan masyarakat pascareformasi karena bisa jadi bisa berbalik sendiri," katanya.

Sebelumnya, saat mengisi diskusi di Bandung pada Minggu (18/3) Amien Rais menuding pembagian sertifikat tanah oleh Presiden Jokowi merupakan kebohongan. Di saat Pemerintah sibuk membagikan serifikat tanah, Amien menyebut ada 74 persen negeri ini dikuasai kelompok tertentu.
"Ini pengibulan, waspada bagi-bagi sertifikat (oleh Presiden Jokowi), bagi tanah sekian hektare, tetapi ketika 74 persen negeri ini dimiliki kelompok tertentu seolah dibiarkan. Ini apa-apaan?" ujar Amien. Sementara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan merespons pernyataan Amien lewat pidato di Auditorium BPK, sehari kemudian. Luhut menyebut kritik Amien tak lebih dari sekadar asal bunyi. "Salahnya (pembagian sertifikat) di mana? Asbun (asal bunyi) saja itu. Saya pikir enggak boleh asal ngomong, apalagi senior. Dia (Amien) kan berapa (umurnya)? 70 tahun. Saya kan 71 tahun juga," ujar Luhut. Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil menduga Amien Rais tak memiliki data terkait tudingannya. Dia pun menantang Amien membuktikan pernyataannya dengan menyebutkan data. "Coba dilihat, mana perusahaan asing yang menguasai tanah atau perkebunan Indonesia? Mungkin sebagai politikus Pak Amien tidak mendapatkan data," ujar Sofyan di Kompleks Istana Kepresidenan. ( JKT/DH )


By DH 24-Maret-2018 | 21:08 Read 1