Polisi Sesalkan Aksi Tenaga Kerja Lokal di PLTU VII Jawa

By DV-1 10-September-2018 | 02:25 Custom Dari Aksi Hingga Pengerusakan

SERANG - Karyawan lokal PLTU Jawa VII  melakukan demontrasi di sekitar area PLTU Desa Terate, Kecamatan Kramawatu, Kabupaten Serang, Banten. Aksi demontrasi yang terjadi pada Minggu 9 September 2018 buntut dari pemukulan seorang karyawan lokal ber-inisial NF oleh TKA asal China ber-inisial TXS dan TCG.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin menegaskan bahwa aksi yang digelar pasca keributan tidak ada kaitannya dengan kejadian pemukulan antara pekerja asing dengan pekerja lokal.

"Sangat disayangkan bahwa dampak dari pemukulan tersebut ini berkembang, dimana kemarin ada kembali aksi dari tenaga kerja kita atau lokal yang dimana tuntutannya itu sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan kasus pemukulan," katanya di Serang, Senin 10 September 2018.

Oleh karena itu, Pihak Kepolisian bakal mencari tau siapa dalang di balik pengerusakan yang merugikan PLTU VII Jawa. Menurutnya, proses pemukulan ini hanya dijadikan triger atau pemicu yang ternyata ada tuntutan lain, seperti yang tercatat ada tuntutan UMR, masalah jam kerja dan sebagainya. Padahal, hal tersebut sudah di proses oleh Pihak Kepolisian.

"Saat ini juga sedang kami dalami, kami proses, kami cari informasi pelaku-pelaku tersebut, ini tidak bisa dibenarkan. Kenapa tidak bisa?, karena begitu kita telusuri ternyata tuntutannya pun berbeda, tidak ada hubungannya dengan proses pemukulan," jelasnya.

Komarudin mengaku telah memeriksa 16 orang tenaga kerja lokal yang terlibat dalam demontrasi pengerusakan tersebut. Ia mengingatkan bahwa negara Indonesia negara hukum, jadi tidak di benarkan jika ada aksi demontrasi melakukan pengerusakan.

"Semalam sudah sembilan kami amankan, termasuk sebelumnya, jadi kurang lebih sekitar sudah ada 16 orang yang kami periksa secara maraton. Kami pastikan akan kami proses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku. Siapa-siapa saja yang menyampaikan aspirasinya dengan melakukan pengrusakan," tutupnya. (DV-1)



By DV-1 10-September-2018 | 02:25 Read 1