Pasca Korupsi Masal, 40 Anggota Baru DPRD Malang Dilantik

By DY/EK 10-September-2018 | 09:38 Custom Korupsi Masal DPRD Malang

MALANG - Korupsi masal yang menyeret 41 anggota DPRD Kota Malang oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus suap pembahasan APBD Perubahan Kota Malang tahun anggaran 2015 sempat membuat kursi legislatif di kota Apel kosong hanya menyisakan 4 orang.

Namun setelah, berkas pengajuan pergantian antar waktu (PAW) 40 anggota DPRD Kota Malang dinyatakan lengkap dan mendapatkan Surat Keputusan (SK) dari Gubernur Jawa Timur, akhirnya ke 40 orang tersebut dilantik pada hari ini sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

Ke-40 orang yang dilantik berasal dari 10 partai politik dan akan menjadi wakil rakyat hingga 2019 untuk langsung bekerja sesuai tugas pokok dan fungsinya, terutama membahas Perubahan APBD 2018 serta RAPBD 2019 untuk Kota Malang.

"Untuk PAW ada 40 orang. dari 41 yang akan dilantik, satu sudah dilakukan PAW terlebih dahulu yakni Yaqud Ananda Gudban dari Hanura. Semua berkas PAW sudah ditanda tangani gubernur," kata komisioner KPU Ashari Husein, Senin 10 September 2018.

Berdasarkan data dari Biro Administrasi dan Pemerintahan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, berikut nama-nama anggota DPRD Kota Malang dipilih dan dilantik melalui PAW :

Partai PDI-Perjuangan

1. Retno Mastuti

2. Heri Suyanto

3. Bambang Heri Susanto

4. Luluk Zuhriyah

5. Sutikno

6. Rusman Hadi

7. Sugiono

8. Edy Hermanto

9. Yusana Intiyaswati

Partai Kebangkitan Bangsa

1. Abdul Wahid

2. Ike Kisnawati

3. Siti Aminah

4. M Taufik

5. Siswo Waroso

Partai Golkar

1. Musolli

2. Retno Sumarah

3. Arief Budiarso

4. Budianto

5. Eddy Widjarnako

Partai Demokrat

1. Nawang Nugraning Wedhi

2. Sulastri

3. Nanik Qurrata Akyunin

4. Arif Darmawan

5. Fransiska Rahayu

Partai Gerindra

1. Dharman Susanto

2. Moch Andi Mochsoni

3. Andri Wiwanto

4. Moch Ula

Partai Amanat Nasional

1. Lookh Makhfud

2. Dito Arief Nurakhmadi

3. Ferry Adha Adianto

Partai Keadilan Sejahtera

1. Helmi Teguh Yuwana

2. Syaiful Ali Fatah

3. Masduki

Partai Persatuan Pembangunan

1. Abdul Rozaq

2. Achmad Subandiri

3. Joko Supriyono

Partai Hanura

1. Nirma Chris Nindya

2. Purwono Tjokro Darsono

3. Nicolia Mundzir

Partai NasDem

1. Didik Suprayitno

Korupsi masal yang menyeret 41 Anggota DPRD Kota Malang hingga menyisakan 4 anggota Dewan harus menjadi peringatan bagi seluruh kepala daerah. Sebab, korupsi ini akan menimbulkan kerugian bagi daerah maupun wakil rakyat.

Dalam perkembangan kasus tersebut, KPK menyatakan, dari sebanyak 41 tersangka, diduga menerima uang Rp700 juta untuk kasus suap, dan Rp5,8 miliar untuk dugaan gratifikasi.

“Korupsi berjamaah, kesialan itu, kita prihatin juga melihatnya. Ini peringatan kepada bupati, walikota, gubernur, dan juga anggota DPRD untuk jangan berbuat Korup,” kata Wakil Presisen Jusuf Kala seperti dilansir dari Republika.co.id, Selasa (4/9). (*)



By DY/EK 10-September-2018 | 09:38 Read 1