Dianggap Partai Orang Tua, Golkar Mengaku Sulit Dekati Pemilih Milenial

By EK-1 16-September-2018 | 11:57 Custom Partai Golkar

JAKARTA - Partai Golkar atau Golongan Karya mengaku ke sulitan meraih suara di kalangan generasi Milenial. Sulitnya Partai besutan Airlanga Hartato lantaran di anggap partainya orang tua.

Hal itu diungkapkan, Ketua DPP Partai GolkarAhmad Doli Kurnia dalam diskusi bertema "Merebut Suara Milenial" di Warung Daun, Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (15/9/2018).

"Kami sesungguhnya di Partai Golkar sudah melakukan beberapa pendekatan. Walau Golkar agak berat masuk ke kelompok ini kareba dianggap Golkar ini partai orang tua. Makanya suka atau tidak suka, mau atau nggak mau kita harus masuk ke generasi yang terbesar di negara," kata Doli.

Doli mengaku untuk mendekati kaum milenial, Golkar mengkampanyekan program bersih-bersih dari korupsi. Ia menilai hal itu kini dilakukan Ketum Partai Golkar yang baru, Airlangga Hartarto. karena kaum milenial sensitif dengan isu korupsi, terorisme, narkoba. Serta sensitif terhadap isu politisasi identitas yang berlebihan.

"Oleh karena itu kami kelompok anak muda di Golkar sejak beberapa tahun ini gencar sekali kampanye soal bersih-bersih tidak ada korupsi dan segala macam. Walaupun tantangannya besar Alhamdulillah ditangkap oleh pimpinan sekarang itu Golkar bersih karena pandangan anak muda itu," jelasnya.

Selain itu kaum milenial memiliki 4 ciri-ciri yakni kritis terhadap hal yang menyimpang, kedua cenderung gemar akan perubahan. Ketiga memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan keempat bergaul dengan komunitas. 

"Curiousity mereka ini kelompok yang pengen tahu dan kepo mereka sangat gemar mencari alat-alat yang memenuhi keingintahuan mereka. Keempat community mereka ini besar dan gaul di kelompok komunitas," ucapnya (*)



By EK-1 16-September-2018 | 11:57 Read 1