Kemeriahan Festival Tanjung Lesung Kurang di Rasakan Langsung Oleh Masyarakat

By PJ-1 28-September-2018 | 17:55 Custom Festival Tanjung Lesung

PANDEGLANG - Festival pesona Tanjung Lesung adalah acara tahunan Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK Tanjung Lesung. Jika tahun lalu acara tersebut hanya di fokuskan hanya di Tanjung Lesung. Pada tahun ini, acara tersebut dibagi menjadi tiga lokasi di Kampung Cikadu, Cipanon dan Tanjung Lesung.

Acara ini tambah meriah dengan adanya Festival layangan, kolecer dan home stay cantik. Selain itu dimeriahkan pula oleh puluhan UMKM yang berasal dari beberapa daerah, mulai dari dalam Pandeglang sampai luar Pandeglang.

Namun kemeriahan tersebut tidak dirasakan langsung oleh masyarakat setempat. Hal itu terlihat dengan kurangnya pengunjung di Pasar Kolecer, Kampung Cipanon, pada saat pembagian hadiah kepada para peserta kursi untuk tamu terlihat kosong.

"Memang tadi kita di bagi dua, tadi kan di sentral kan disana. Tapi sama, kuliner-kuliner disini kita tampilkan disana supaya mentri melihat juga disana. Bukan minim sosialiasi, tapi masyarakat taunya Cikadu," kata Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang, Asmani disela-sela acara, Jumat (28/9/2018).

Sementara Mentri Pariwisata, Arif Yahya menyebut jika Festival Pesona Tanjung Lesung telah ditetapkan menjadi kalender pariwisata Nasional. Menurutnya, untuk menunjang pariwisata tersebut, setidaknya butuh rumus 3A, yakni Atraksi, Akses dan Amenitas agar destinasi wisata di Banten bisa dikenal oleh dunia.

"Saya mau umumkan, Festival Pesona Tanjung Lesung kembali masuk dalam Top 100 Calendar of Event 2019. Saya berharap tahun depan lebih heboh lagi," kata Arif dalam sambutannya.

Ia meminta, tahun depan Festival Pesona Tanjung Lesung menggunakan standar nasional bahkan global. Seperti kurator, koreograf, dan arrangernya harus level minimal nasional.

“Saya minta untuk kurator menggunakan minimal Denny Malik. Untuk koreografernya bisa pake Eko Nugroho (Eko Pace) yang digunakan untuk Asian Games. Lalu untuk aranger bisa pakai antara Dwiki Darmawan atau Gilang Ramadan,” katanya. (PJ-1)











By PJ-1 28-September-2018 | 17:55 Read 1