Jadi Delegasi YAFI ke Singapore, Yani Minim Perhatian Dari Pemkab Pandeglang

By Redaksi 6-Oktober-2018 | 21:04 Custom Muhamad Yani, Jadi Delegasi YAFI ke Singapore

PANDEGLANG - Muhamad Yani (17) murid sekolah SMA 5 Pandeglang, Banten menjadi delegasi yang ditunjuk oleh Youth Action For Indonesia atau YAFI untuk mempersentasekan sebuah karya tulisnya berupa esai dan video challenge di Negara Singapore.

YAFI adalah sebuah Non-Governmental Organization milik anak-anak muda di Indonesia, dari berbagai latar belakang aktivitas yang bergerak dibidang Nationalism, Creativity, dan Youth Development Program.

Terpilihnya anak kedua dari pasangan Adroni dan Rokayah Warga Cibaliung, Desa Cibaliung, Pandeglang setelah mengikuti seleksi pendaftaran pemilihan delegasi YAFI 2018 yang di ikuti oleh 23 orang dari 23 Provinsi.

Sahroni kaka Yani mengaku bangga kepada adiknya tersebut, berkat karya tulisnya tentang daruratnya pendidikan di Indonesia membuat Yani mewakili Banten untuk memprrsentasikan tulisannya di Singapore.

"Saya sebagai Kaka bangga, rencanya Yani disana (Saingapore) tiga hari berangkat pafa hari Rabu kemarin," ucapnya, Sabtu (6/10/2018).

Sayangnya, prestasi yang ditorehkan anak seorang pedagang nasi goreng di Pasar Cibaliung itu, luput dari perhatian pemerintah daerah. Untuk, bisa berangkat ke Singapore, kata Sahroni rekan-rekan sekolahnya melakukan penggalangan dana. Padahal, pihak sekolah sudah berupaya meminta bantuan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pandeglang, akan tetapi tidak di respon.

"Ya meskipun tidak ada perhatian dari pemerintah, ada pengusaha yang rela memberikan sebagian rizkinya untuk berangkat ke Singapore. Padahal, Yani secara tidak langsung membawa nama baik Pandeglang," ujarnya. (Fajri)



By Redaksi 6-Oktober-2018 | 21:04 Read 1