Tolak Kenaikan BBM, Gabungan Mahasiswa Hadang Mobil Tangki Pertamina

By Redaksi 13-Oktober-2018 | 00:19 Custom Demo Tolak BBM

PANDEGLANG - Sebuah mobil tangki pertamina yang hendak mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke wilayah Pandeglang, dihadang puluhan mahasiswa gabungan dari HMI Cabang Pandeglang, LMD Eksekutif Pandeglang  dan IMM Pandeglang di Jalan Raya Serang - Pandeglang tepatnya di tugu jam alun - alun Pandeglang, Jumat (12/10/18).

Penghadangan mobil milik perusahaan negara tersebut, sebagai bentuk protes terhadap pertamina menaikan harga BBM hingga tembus sekitar Rp10.400/liter.

Mahasiswa memaksa supir truk untuk menepi, sementara mahasiswa lainnya menaiki bagian depan mobil besar tersebut. Aksi penghadangan ini membuat kemacetan arus lalu lintas di sekitar lokasi.

Meski begitu, aksi penghadangan truk tangki BBM hanya berlangsung sebentar. Mahasiswa menilai penghadangan hanya merupakan simbol dari penolakan terhadap kebijakan pemerintah yang tidak memihak aspirasi rakyat.

"Mengenai tadi penghadangan mobil BBM bentuk dari pada kekecewaan Kami sebenarnya terhadap negara hari ini yang memang selalu menaikkan BBM yang kadang - kadang masyarakat tidak tau kapan naik dan kapan turunnya seolah - olah negara bercanda dalam ngeurus hal ini," kata Ketua LMND Eksekutif Pandeglang Abu Bakar.

Mahasiswa Juga Tolak Kegiatan Annual Meeting IMF dan World Bank

Selain protes BBM Naik, Mahasiswa juga menolak kegiatan annual meeting IMF dan World Bank yang di selenggarakan di Nusa Dua Bali, berdasarkan hasil kajian, pihaknya menilai setelah negara ini masuk kedalam IMF dan World Bank tersebut justru malah memperburuk perekonomian negara. Dirinya juga menilai, bahwa pemerintahan saat ini seakan - akan tidak serius untuk mengurus kebutuhan masyarakat.

"Kami menolak kegiatan annual meeting IMF dan World Bank yang di selenggarakan di Nusa Dua Bali, karena memang hasil kajian kami ketika negara kita masuk kedalam kelompok IMF dan World Bank ini malah akan memperburuk perekonomian kita. Yang kedua memang negara hari ini seakan - akan tidak serius mengurusi kebutuhan - kebutuhan masyarakat," Tambah ketua HMI Pandeglang, Fikri Anidzar. (Pji/Red)




By Redaksi 13-Oktober-2018 | 00:19 Read 1