Masyarakat Pandeglang Berbondong-bondong Datangi Posko GMHP

By Redaksi 17-Oktober-2018 | 23:06 Custom GMHP

PANDEGLANG - Panitia Pemungutan Suara (PPS) seKabupaten Pandeglang membuka posko gerakan melindungi hak pilih dengan serentak pada 17 oktober 2018.

Gerakan Melindungi Hak Pemilih (GMHP) ini untuk mengecek data masyarakat serta menyesuaikan antara NIK, KTP dan DPT, guna memastikan masyarakat masuk sebagai pemilih tetap pada pemilu 17 April 2019.

TB Afandi ketua Komisioner PPS Pasireurih, Kecamatan Cisata, pesta demokrasi pada 2019 akan berbasis KTP-el,  untuk itu masyarakat harus dipastikan sudah mempunyai KTP-el atau minimal sudah melakukan perekaman agar masyarakat bisa datang ke TPS untuk memlilih pada waktunya nanti. 

"Alhamdulilah kegiatan hari ini berjalan dengan baik, masyarakat respon terhadap GMHP dan berbondong-bondong datang ke posko gerakan melindungi hak pilih," katanya 

Namun, TB Fhandi juga mengaku, ada beberapa yang masyarakat yang saat dilakukan pengecekan data-datanya tidak sesuaian dengan NIK yang ada di DPT dan KTP-el, bahkan ada juga masyarakat yang belum masuk dalam daftar pemilih tetap.

"Data yang di ubah dan nama masyarakat yang belum terdaftar di DPT maka kami langsung masukan ke AB. GMHP yaitu rekapan daftar pemilih baru dan ubah data," jelasnya

memberikan informasi kepada masyarakat bahwa pihaknya membuka posko gerakan melindungi hak pilih mulai 08.00 WIB - 16.30 WIB.

Nasir salah seorang warga mengatakan bahwa mendapat informasi pengecekan Data pemilu dari Para RT yang memberikan informasi.
Bahwa warga harus mengecek ditakutkan Dalam pendataan untuk pemilu tidak ada,mangkanya di cek ke posko pps.
Alhamdulillah ketika saya ke posko pps dan menanyakan data pilih saya,saya terdaftar .

"Kami di monitoringi dari kpu, komisioner PPK kecamatan Cisata panwasdes dan panwas kecamatan Cisata," tandasnya.(Pji/Red)


 


By Redaksi 17-Oktober-2018 | 23:06 Read 1