Turun ke Aliran Sungai Cimoyan, Irna Mengaku Miris Melihat Air di Penuhi Lumpur

By Redaksi 28-November-2018 | 00:07 Custom Irna Narulita Turun ke Sungai Cimoyan

PANDEGLANG - Sudah 10 tahun masyarakat di Kecamatan Picung, Pandeglang, Banten tidak bisa menggunakan air bersih yang mengalir di Sungai Cimoyan. Lantaran Sungai Cimoyan yang berhulu di Kabupaten Lebak tercemar limbah yang diduga dari Galian C.

Bupati Pandeglang, Irna Narulita yang saat itu turun langsung ke aliran Sungai Cimoyan di Kampung Ciuyan, Desa Kolelet, Kecamatan Picung mengaku miris melihat air di sungai Cimoyan kotor penuh dengan lumpur.

"Keadaan ini sudah lama, sejak ibu dilantik juga masyarakat sudah mengeluh soal Sungai Cimoyan," kata Irna, Selasa (27/11/2018).

Berdasarkan hasil laboratorium Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pandeglang, air di Sungai Cimoyang mengandung Biochemical Oxygen Demand (BOD 5) atau jumlah oksigen yang larut dalam air untuk bakteri melebihi kapasitas.

BOD 5 sendiri biasanya dihasilkan dari industri yang menggunakan bahan-bahan organik, baik alami maupun sintetis, akan menghasilkan limbah cair yang mengandung senyawa organik. 

Oleh karena itu, Irna meminta agar masyarakat tidak menggunakan air tersebut untuk keburuhan Mandi Cuci dan Kaskus.

"Kami sudah mengambil sampel air nya, dan mengandung bahan berbahaya yang dapat mengancam kesehatan. Masyarakat jangan  menggunakan air itu untuk kebutuhan sehari - hari," ungkapnya.(Pji/Red)


By Redaksi 28-November-2018 | 00:07 Read 1