oleh

Pembangunan Rumah Tinggal 3 Lantai Tanpa IMB Di Sukabumi Selatan Sarat KKN

-Nasional-320 views

Jakarta – RNC : Pembangunan rumah 3  lantai di Jl. Pahlawan  RT 007 RW 07 Kelurahan Sukabumi Selatan, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang tidak memiliki IMB diduga sarat KKN. Betapa tidak, walaupun pembangunan rumah tinggal 3 lantai tersebut sudah mendapat surat peringatan (SP) dari Sudin Cipta Karya Tata Ruang dan Pertanahan (CKTRP) Jakarta Barat, tetapi pembangunan terus berjalan. Selain itu, berdasarkan hasil investigasi dilokasi membangun pada Rabu 15 Desember 2021, terungkap pemilik bangunan sudah memberikan sejumlah uang kepada seseorang agar pembangunan berjalan aman.

Berdasarkan keterangan  pemilik, pembangunan rumahnya sudah mendapat SP (surat peringatan) dari pihak Sudin CKRTP Jakarta Barat. “Sudah dapat SP pak, tetapi sudah diselesaikan dengan memberikan uang kepada Ikbal. Tetapi yang memberikan uang anak saya,”  kata ibu pemilik bangunan kepada wartawan seraya memperlihatkan SP dari Sudin CKTRP Jakarta Barat tersebut. Ibu pemilik bangunan juga menyatakan Ikbal menyuruh dirinya untuk terus membangun rumahnya. “Bangun aja bu rumahnya, tenang saja dan gak usah takut. Pokoknya aman,” kata ibu itu menirukan ucapan Ikbal.

Ketika ditanya, siapa Ikbal itu, ibu pemilik bangunan itu menyatakan kalau Ikbal adalah orang Kecamatan (Kebon Jeruk, red). “Ikbal ngakunya ke saya tugasnya dikecamatan Kebon Jeruk. Kan anak saya ngasih uangnya dikecamatan Kebon Jeruk. Ya hampir satu bulan lalu ngasih uangnya,” ungkapnya. Berdasarkan data yang dimiliki, diketahui kalau SP terhadap pembangunan rumah tinggal 3 lantai tersebut bernomor 693/.1.758.1/SP/JB/2021 tertanggal 10 November 2021 yang ditanda tangani oleh Kasudin CKRTPJakarta Barat dan diserahkan oleh petugas dari Sektor DCKTRP Kecamatan Kebon Jeruk bernama Suharto dan Adyan Hasan. Yang menjadi pertanyaan, SP itu dikeluarkan tanggal 10 November 2021 tetapi sampai tanggal 15 Desember 2021 dilokasi  membangun belum ada  segel yang terpasang dan pembangunan terus berjalan, padahal sudah lebih 1 bulan SP itu dikeluarkan oleh Sudin CKTRP Jakarta Barat.

Sementara itu, Siska Primadini, Kepala Sektor CKTRP Kecamatan Kebon Jeruk, saat dikonfirmasi soal keabsahan SP tersebut menyatakan kalau SP itu memang benar. “Benar (surat peringatan, red),” katanya singkat melalui WhatsApp. Ditanya pembangunan tetap berjalan, Siska menyatakan akan ditindak.”Ya kalau jalan terus (pembangunan, red) lanjut tindakannya,” ujarnya (RNC/Dedy).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.