oleh

Sijago Merah Hanguskan Satu Rumah di Desa Maria Wawo Kabupaten Bima

BIMA-RNC: kini Kondisi rumah milik Abdul Syukur akibat musibah kebakaran tersebut cukup parah dan hanya menyisakan tiang penyangga dan tangganya saja. Beruntung tidak ada korban jiwa serta luka-luka, namun kerugian sementara yang dideritakan oleh korban diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Kini Nasib dialami oleh pemilik sebuah rumah panggung 12 tiang di lingkungan RT 013/006 Dusun Temba Mbojo Desa Maria Kec. Wawo Kab. Bima yang dilahap si jago merah pada saptu pagi tadi (29/1). Penyebab dari kebakaran tersebut diduga karena korsleting listrik arus pendek.

Kepala Desa Maria, Imran Ibrahim saat diwawancarai awak media yang ikut bersama warga berusaha memadamkan api pada saat kejadian menjelaskan, bahwa munculnya kejadian musibah kebakaran ini diperkirakan setelah warga melakukan Sholat. “saat kejadian tidak ada satupun anggota keluarga yang berada dirumah. Namun, beberapa warga yang melihat pertama kali kejadian langsung mengupayakan pemadaman sehingga api tidak merembet kerumah warga sekitarnya.” Jelasnya.

“Beruntungnya, ada warga lain yang melihat kepulan asap dirumah korban dan melakukan pemadaman bersama-sama dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa, dengan menggunakan lumpur yang berdekatan sawah tersebut” tambahnya. Atas musibah tersebut, Kades beserta Pemerintah Desa Maria akan mengupayakan agar korban Abdul Syukur sekeluarga bisa mendapatkan program bedah rumah dalam waktu dekat ini. “Ya, kebetulan kami memiliki program bedah rumah, akan diupayakan program tersebut membantu warga kami yang kehilangan rumahnya akibat musibah kebakaran ini,” jelas Kades.

Masih menurut Kades Maria, kehadiran pemadam kebakaran setelah api tersebut telah padam pada pukul 12:34 Wita. Selama ini setiap terjadi musibah kebakaran, penanganan selalu terlambat diakibatkan tidak tersedianya mobil pemadam kebakaran. Hal tersebut kerap menjadi desakan warga untuk menghadirkan mobil pemadam kebakaran guna meminimisirkan kerusakan jika terjadi lagi musibah kebakaran seperti saat ini. “Setidaknya harapan saya pribadi mewakili warga desa Maria kepada Pemerintah Daerah, bagaimana mengupayakan untuk pengadaan mobil pemadam kebakaran kedepannya,” harapnya. (RNC/ Ang. A/Saf)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.