oleh

Baru 2 Minggu Jabat Kapolsek Bojongsari, Kompol Syahroni Ungkap Kasus Kejahatan

Jakarta-RNC : Ditengah tingginya kasus kejahatan dibeberapa wilayah, termasuk Polres Metro Depok, Polsek Bojongsari berhasil mengungkap kasus pencurian bermotor (Curanmor) dan pembobolan bengkel motor dengan menangkap dua orang pelaku.

Kapolsek Bojongsari, Kompol M. Syahroni mengatakan keberhasilan anggotanya dibawah pimpinan Kanit Reskrim Iptu Bowo ditengah maraknya aksi kejahatan menjelang bulan suci Ramadhan berhasil mengungkap kasus atensi pimpinan yaitu Rumsong (rumah kosong) dan Curanmor (pencurian kendaraan bermotor).

“Dalam waktu dua minggu menjabat Kapolsek Bojongsari, anggota langsung bergerak cepat sesuai atensi pimpinan untuk menyelidiki kasus yang sedang mencuat di masyarakat yaitu kejahatan pencurian pemberatan (Curat), dan Curanmor,” ujar Kompol Syahroni didampingi Kasubag Humas Polres Metro Depok, Kompol Supriyadi, kepada wartawan dalam jumpa pers pengungkapan kasus di Mapolsek Bojongsari, Jawa Barat, Kamis (10/3/2022).

Berdasarkan penyelidikan yang dilakukan anggotanya, Kompol Syahroni berhasil mengamankan pelaku pencurian di bengkel motor daerah Bedahan, Kecamatan Sawangan, milik Raihan (40). juga pencuri motor di daerah Bojongsari dan Sawangan.

“Untuk pelaku pencuri bengkel kita amankan satu orang yaitu E (22) dan pencuri motor kita amankan Er (25) di tempat berbeda yaitu Pondok Petir dan Sawangan,” ungkapnya.

Perwira menengah mantan anggota Jibom Gegana Brimob  sekaligus pelatih Tim Patroli Printis Presisi (3P) Polda Metro Jaya ini mengungkapkan dari masing-masing pelaku petugas dapatkan barang bukti dari pelaku E yaitu sejumlah sparepart motor termasuk oli. Sedangkan untuk pelaku Er, pemain Curanmor, anggota mengamankan tiga unit motor jenis matik.

Sementara itu, untuk barang bukti hasil kejahatan pelaku E, yang mencuri di toko bengkel motor yaitu blok mesin Yamaha RX -King, kampas rem, tabung gas, mesin grinda, roller  dan oli mesin sebanyak 50 botol disita petugas.

“Berdasarkan keterangan pelaku E ini, mengaku baru sekali melakukan pencurian. Rencananya barang curian tersebut akan dijual eceran. Selain itu juga pelaku mencuri karena faktor kebutuhan hidup sehari-hari,” kata E.

Kapolsek Bojongsari Kompol Syahroni mengatakan barang bukti tiga unit motor jenis Honda Vario dua unit dan satu unit Honda Beat yang telah dicuri oleh Er, langsung dikembalikan ke korban.

“Ketiga motor curian tersebut langsung kita kembalikan kepada pemilik. Tapi syaratnya pemilik kendaraan membawa kelengkapan surat-surat dan tanpa dipungut biaya alias gratis,” pungkasnya.

Dalam aksinya Er kerap melakukan aksinya dalam hitungan detik  dengan cara menggunakan kunci palsu. Setiap unit kendaraan motor yang dicuri jenis matik dijual kepenadah sekitar Rp.1,5 sampai Rp.2 juta,” tambahnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, kedua pelaku, dikenakan Pasal 363 KUHP pencurian pemberatan dengan ancaman pidana  diatas lima tahun.

Terpisah Anita Adya Dewi,(46) pekerja salon, warga Pasir Putih Sawangan ini, tidak menyangka motor honda Vario 150 CC warna hitam yang hilang dicuri berhasil diketemukan kembali oleh Polsek Bojongsari dibawah pimpinan Kapolsek Kompol M. Syahroni SH, MSi.

Anita mengatakan, pada Jum’at tanggal 18 Februari 2021 lalu, sekitar pukul 10.00 WIB,  dirinya sedang berobat di Klinik Arco Pengasinan, motor diparkir tidak sampai lima menit raib dicuri,” ungkapnya.

Ibu dua anak ini menyebutkan dirinya mengetahui motornya sudah diketemukan setelah mendapat kabar dari anggota Polsek Bojongsari. (RNC/Dedy Budiman).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.