oleh

Sambutan Mentri PPPA saat Acara Kongres Cendikiawan Perempuan Papua di Jakarta

Jakarta-RNC: Ibu Eri seorang Perempuan Indonesia yang turut hadir dalam acara Kowari sebagai tamu undangan acara Kongres Cendekiawan perempuan Papua di Jakarta mengatakan sebagai keterangan persnya bahwa saya menyimak setiap isi kata yang di sampaikan dan tergugah pada materi kata sambutan oleh Ibu Bintang Puspayoga selaku Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) yaitu sebagai berikut kami menyampaikan apresiasi kepada Cendekiawan Perempuan Papua. Kalau kita melihat dari data Indeks Pembangunan Manusia, Indeks Pembangunan Gender, dan Indeks Pemberdayaan Gender ini masih jauh di luar rata-rata nasional.

Selanjutnya, saya punya harapan yang besar terhadap semangat yang menjadi visi misi dari terbentuknya Cendekiawan Perempuan Papua yang anggotanya terdiri dari Perempuan-perempuan Papua Hebat. Mudah – mudahan masalah perempuan dan anak yang ada di Papua bisa kita selesaikan sebagaimana tentunya dengan kata kunci harus sinergi dan kolaborasi yang harus dibangun agar peran perempuan bersama pemerintah bersama membangun bangsa Indonesia. Yang akrab disapa Ibu Eri seorang Perempuan yg aktif berorganisasi yang ada dalam Kongres wanita Indonesia (Kowani) menyampaikan Perempuan Papua harus bangkit, karena saya ada di Kowani dari Banjarmasin.

Ibu Eri menambahkan sebagaimana dalam menyampaikan kata dan saran dari Ibu Menteri PPPA bahwa Perempuan harus bangkit karena mereka yang akan membangun negerinya Papua diacara ini untuk mengangkat semangat wanita Papua yang dapat bersama pemerintah membangun bangsa Indonesia misalnya dapat bersinergi dengan pemerintah daerah Papua bersama membangun daerahnya, ucapnya.

Dan Ibu Eri sendiri pun berpengharapan dari segi pengurus Kowani bahwa organisasi Perempuan harus bisa menerapkan apa yang tadi disampaikan oleh Ibu Menteri PPPA, bahkan juga visi dan misi mereka bagus dan harus dijalankan, tutup ibu Eri. (RNC/Yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.