oleh

Rapimnas IKAPPI Fokus Persoalan Pangan di Indonesia

-Berita, Nasional-170 views

Jakarta – RNC: Penyelenggaraan pembukaan Rapat pimpinan nasional Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Rapimnas IKAPPI) dihotel Nivotel Cikini dibuka oleh kepala Badan Pangan Republik Indonesia dengan agenda pemukulan Gong (31/03/2022). Para undangan yang hadir ialah Dirjen Perdagangan Dalam negeri kemenperindag RI, Direktur PT Rajawali, perwakilan Bulog RI, kemenko RI dan kemenpertan RI beserta DPP, DPD kemudian seluruh anggota IKAPPI secara langsung maupun daring yang mematuhi protokol kesehatan covid 19.

Rangkaian acara tersebut disugukan Talk show sehingga sehingga menambah suasana semarak dengan diselingi tanya jawab para hadirin dengan para pembicara yakni Direktur Jendral Perdagangan dalam negeri Menperindag RI, perwakilan dari Bulog RI, kementan, Kemenko dan direktur Komersial PT Rajawali Nusantara Indonesia.

Disela acara tersebut Abdullah Mansuri selaku ketua umum IKAPPI mengatakan sebagai keterangan pers bahwa yang pertama saat ini adalah persoalan pangan yang menjadi fokus kita sekarang, mulai dari hulu sampai hilir, produksi hingga distribusi yang mana menjadi kelemahan negeri ini. Diantaranya cabe rawit mahal harganya, minyak goreng mahal harganya namun barangnya ga ada, daging serta lainnya.

Kita sedang berupaya menggolkan semua pemegang kebijakan untuk merumuskan kebijakan apa yang dilakukan di periode yang akan datang dan dapat kita dengar penyampaiannya pada acara talk show hari ini, terangnya. Ketum IKAPPI menambahkan peristiwa ini setiap tahun terjadi seperti itu.

Kemudian lanjut Abdullah Mansuri dalam Rapimnas ini akan mencari cara mengatasi masalah tersebut karena kita cukup lelah dengan kondisi seperti ini yang kesannya tidak ada pemulihan barang dan harga sehingga tidak menyulitkan masyarakat dalam kebutuhan pokok yang mana harganya terkesan menceking leher alias mahal.

Para undangan diacara ini turut hadir tim dari badan pangan yang nantinya akan merumuskan beberapa hal yang akan dijadikan bekal bagi badan pangan dalam merumuskan kebijakan dimasa depan, jelasnya. Selanjutnya  Rapimnas ini kita akan merekomendasikan kepada Presiden, Wapres, dan Menteri terkait, agar membuat desain pangan yang baik.

Kalau desain pangannya ada distribusinya terjangkau maka harga juga tidak akan tinggi, tegas Ketum IKAPPI. Harapannya kita tidak sulit seperti sekarang minyak goreng tinggi barang tidak ada akan menjadi sulit, tutup Abdullah Mansuri selaku Ketua Umum IKAPPI. (RNC/Yus/Rudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.