oleh

Telah diselenggarakan Malam Dana munas ke-IV organisasi Portobuna di Jakarta  Sukses

Jakarta – RNC: Sahat P. butar butar SH, MH selaku ketua pelaksana malam dana munas keIV Partobuna yang diselenggarakan secara langsung maupun daring yang mematuhi protokol kesehatan covid 19 bertempat diresto royal jakarta(1/05/2022) mengatakan sebagai keterangan pers bahwa kegiatan pada malam hari ini adalah menyelenggarakan malam dana untuk Munas ke IV Parsadaan Raja Toga Butar butar Dohot Boruna  (Partobuna ).

Selanjutnya jika Dananya terkumpul sesuai pengajuan profosal tujuan kita akan melaksanakan musyawarah nasional ke IV di kabupaten toba provinsi Sumatera Utara yang mana bila di belanjakan  di sana maka pada  sektor bisnisnya  bisa bermanfaat bagi masyarakat toba walaupun tidak seberapa besarnya  biaya munas tersebut namun bila disimak dari sudut pandang geografisnya tentunya bernilai budaya yang notabene nya kita  ingat dengan tanah leluhur, jelas Sahat.

Sahat menambahkan munas Portobuna ke IV seIndonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 1 dan 2 Juli 2022 bila  disertai  dengan kegiatan sosial tentunya tidak bisa menyimpang dari yang telah diatur dalam pasal 21dalam  anggaran rumah tangga sekaligus ini akan menyempurnakan anggaran dasar ,anggaran rumah tangga sebagaimana kita ketahui  bahwasanya ini sebagaimana perkembangan sosial serta berjalannya waktu sehingga akan berubah otomatis anggaran dasar rumah tangga yang dipandang perlu untuk direvisi , Urainya.

Foto: Sahat Butar Butar

Kemudian lanjut Sahat yaitupertanggung jawaban ketua umum DPP Portobuna  prodesiasi yang lalu. Agenda berikutnya ialah  pemilihan ketua umum yang baru sebagai final banding  yang berdasarkan anggaran dasar dan rumah tangga karena kita sudah sampai ke dunia.

Berkembangnya ini kebetulan ada marga Butarbutar dan borunya yang diaspora ada  di luar negeri seperti di Amerika di Amsterdam Jerman dan ada juga di Singapura tentu ini kan harus kita rangkum juga kan mereka adalah panoparan raja toba butar butar dan mereka inilah kalau butar butar dan borunya yang berada di luar itu otomatis anggotanya ada di cabang Jakarta pusat karena pada anggaran dasar  sudah diatur ibukota negara yang mana di tempatkan sesuai di mana ibukota negara  di situlah nanti orang-orang marga butar -butar dan borunya  menjadi anggota khusus,Urai Sahat.

Awalnya berdiri Portobuna sebenarnya ini dengan adanya tuntutan perkembangan zaman jadi sebenarnya disamping paradaton melestarikan budaya bangsa adat Batak yaitu Dalian na tolu  jelas, tapi lebih dari itu tujuan kita  membangun wadah ini jadi untuk membuat konsep dalam wadah ini selain daripada adat dengan perkembangan zaman tentu memerlukan daya saing bagi generasi muda dengan mempersiapkan mereka memperhatikan pendidikannya ini sehingga  konsep ini  harus dibekap dengan dana atau biaya karena semua kegiatan atau tujuan lain tanpa adanya dukungan dana atau biaya maka tidak berjalan konsep atau program seperti yang diharapkan bersama diorganisasi Partobuna yang mana organisasi  kita juga menyeleksi  sesuatu hal yang lainnya bila  ada juga ke depan menjadi diplomat muda, dipemerintahan, politikus namun organisasi  Portobuna tidak  berapliasi kepolitik alias netral, tutup Sahat. (RNC/Christin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.