oleh

Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) Gelar Munaslub Di pimpin Oleh Ranto Simanjuntak SH, MH

Bogor – RNC: Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) menggelar Musyawarah Luar Biasa (Munaslub) dengan tema “Merajut Kebersamaan, Mewujudkan Persatuan, Anggota Berdaulat, AAI Kuat. Bertempat di SICC – Bogor 18-19 Juni 2022. Acara dihadiri oleh 21 DPC AAI seluruh indonesia.

Ranto Simanjuntak SH, MH Ketua Umum AAI terpilih dalam wawancara kepada para awak media mengatakan. Pertama memang saya terpilih dalam Munaslub yang diselenggarakan sesuai dengan ketentuan Anggaran Dasar dari Organisasi Asosiasi Advokat Indonesia (AAI) ini. Jadi didalam anggaran dasar diatur mengenai adanya Munaslub apabila dirasa organisasi dalam perjalanannya atau dijalankan terdapat hal yang menyimpang. Jadi sehingga Munaslub ini timbul dari kecintaan para anggota-anggota AAI khususnya DPC-DPC diseluruh wilayah indonesia untuk segera membentuk Munaslub guna memilih Ketua Umum dalam Organisasi AAI ini,” Ungkapnya.

Lebih lanjut Ranto menambahkan Organisasi ini kenapa diniatkan untuk dilakukan Munalub memang Ketua Umum sudah berakhir sejak dua tahun yang lalu. Jadi sudah beberapa kali mendapatkan perpanjangan namun didalam 2 kali perpanjangan yang sudah diberikan dan terakhir kegagalan Munas di Bandung, Ketua Umum yang sudah habis masa berlakunya dia tidak dapat rekomendasi atau perpanjangan dari DPC-DPC seluruh indonesia, Sehingga menganggap kegagalan melaksanakan Munas di Bandung itu adalah dasar dari DPC-DPC untuk segera membentuk Munaslub guna mendapatkan Ketua Umum yang baru,” Tuturnya.

“Saya sebagai Ketua Umum memang merencanakan organisasi ini harus kembali satu, karena AAI itu sudah menjadi ciri khas bahwa AAI itu adalah selalu satu dan solid didalam organisasi dan memang masalah adanya sekarang seolah-olah menjadi tiga kepemimpinan itu adalah dikarenakan Ketua Umum yang memang kita katakan teledor untuk melaksanakan Munas sebagai akhir dari jabatannya itu, tidak juga dapat mampu melaksanakan Munas sehingga anggota menjadi risau dengan kepemimpinan yang sudah dua tahun berakhir tapi tidak juga ada pelaksanaan Munas,”Ujarnya.

“Jadi langkah saya paling utama adalah mencoba merangkul kembali adanya anggota-anggota AAI yang terpecah dengan merangkul masuk kepada bingkai AAI yang sesungguhnya yang sudah kita rencanakan didalam Munaslub ini dalam agenda kerja kita. Kita ada perubahan Anggaran Dasar yang memang kita rasa untuk menyesuaikan organisasi kedepannya. Jadi anggaran dasar memang ada kita rubah sehingga memang tujuan dari Munaslub ini adanya hal-hal penting harus kita selesaikan diagenda Munaslub ini. Kita mendapatkan waktu deadline untuk membentuk struktural organisasi, Jadi tugas kami memang yang paling penting struktur organisasi dan melakukan pelantikan terhadap organisasi yang nanti kita bentuk bersama Sekjen saya Sondang Tampubolon. Tentunya AAI ini paling utama berguna bagi anggota nya kedua harus juga kita bisa bermanfaat bagi masyarakat, Jadi tanpa persatuan memang kita tidak bisa mencapai itu, karena kalau kita mau berguna dimasyarakat atau berguna bagi anggota kita harus bersatu dulu supaya kita tidak saling menyerang atau tidak saling menghujat tapi saling membangun, itu yang paling kita tuju harapannya kedepan,”Tutupnya.

Sementara itu Sekjen AAI Terpilih Dr. (C) Sondang Tampubolon SH, MH mengatakan dalam sambutannya, Hari ini sudah kita buktikan kebesaran hati kita dan terima kasih juga kepada Ranto Simanjuntak yang sudah mempercayai saya untuk bersama-sama mendampingi nanti ikut membesarkan bersama-sama organisasi tercinta kita ini,” Ucapnya.

Lebih lanjut Sondang menambahkan Dan para pemimpin sidang terima kasih, mohon maaf tidak ada roti, mungkin akan menyusul setelah ini dan pada rekan-rekan semua apapun yang sudah diungkapkan oleh Ketua Umum kita terpilih hari ini secara aklamasi akan berusaha saya dampingi. Dan mudah-mudahan nanti bisa berjalan sesuai keinginan kita bersama menjalankan roda organisasi ini dengan tepat. Saya sudah melihat dengan mata kepala saya sendiri dan dengan hati saya sendiri bagaimana seorang Ranto Simanjuntak ini awal perjalanannya. Jadi memang saya percaya sampai dititik hari ini memang dia diantarkan Tuhan untuk menjadi pimpinan kita pada 18 Juni 2022,”Pungkas Sondang Tampubolon penuh semangat. (RNC/Yus)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.