oleh

Abbi Dharma Putra Pendiri Aplikasi Ayoternak.id

Jakarta – RNC: Abbi Dharma Putra sebagai pendiri aplikasi Ayoternak.id yang sudah mengikuti sebagai salah satu peserta booth Ayoternak.id di acarapameran Indolivestock 2022 yang berlokasi JCC Senayan Jakarta selama 3 hari berturut-turut. dari tanggal 6-8 Juli 2022.

Dalam wawancaranya di hari terakhir pameran Indolivestock 2022 Abbi memberikan wawancara dihadapan awak media elektronik menyampaikan bahwa , “Pertama target kita Allhamdulillah tercapai. Target kita menggenjot database dan kita punya program di ayoternak ini yang di hari ke 3 pameran ini yaitu connecting the dots atau bahasa mudahnya menghubungkan dari titik ke titik, stakeholder peternakan dan perunggasan. Dengan adanya kita hadir di Pameran Indolivestock, kita berharap seluruh stakeholder perunggasan yang selalu hadir tiap tahun akan menjadi stock data di kami baik suplier, stakeholder, konsumen, customer, dan semuanya.

Kami awal nya 3 bersaudara ini memulai bisnis Pertenakan dari orang tua yang sudah selama 30 tahun perusahaan kita membangun sudah 30 tahun bernama Tri Grup. Beliau Pak Haji Tri Hardianto itu mengajarkan kami tentang beternak dan sudah sering mengalami problema-problema peternakan yang mereka hadapi. Denga problema itu kita menyusun kita bikin sebuah aplikasi supaya solusi terkini kita punya dirasakan oleh semua peternak mandiri yang banyak sudah bangkrut supaya mereka bangkit lagi.

Konsepnya disini adalah end to end super apps. Kalau di kategori start up adalah dimana dari ujung ke ujung kita menyuplai secara horizontal dan vertikal. Ini adalah supper apps aslinya adalah semua yang ada disitu. Contohnya kalau buasanya ramai di kenal traveloka itu super apps untuk lifestyle. Jadi bisa pesen tiket, mobil, dan ssepertiegala macam. Kita juga  itu poultry di dunia peternakan. Bisa mempertemukan konsepnya mirip seperti marketplace saat ini tapi spesifik ke dunia peternakan. Baik mulai ayam sekarang yang paling besar karena komunitas terbesar memang untuk poultry di ayam.

Selanjutnya adalah jenis-jenis unggas lainnya seperti bebek, ayam pejantan, ayam kampung. Seperti adik saya bernama Tiga Putra ini yang membidangin usaha peternak ayam kampung dan sudah melakukan pemotongan ayam kampung yang cukup besar setiap harinya. Beliau juga mempertemukan semua restoran-restoran yang butuh ayam kampung dengan peternak ayam kampung yang  saat ini beberapa peternak yang sulit menjual barangnya terpaksa menjual ke tengkulak atau broker dia bisa langsung punya akses pasar.

Peternak mandiri rata-rata tidak memiliki SOP, tidak memiliki program kerja dan edukasi yang jelas. Dia harus menggaet banyak orang mungkin dia ada yang tinggal di remote area seperti di gunung-gunung. Dengan adanya kita semua bangkit kembali dan bisa datang maupun daftar mereka mendapatkan penjaminan suplai. Itu secara natural kita upayakan dalam suatu ekosistem. Bagi hasil itu terjadi untuk salah satu modul kita namanya farm estate. Jadi semua pemilik tanah yang bisa membangunkan kandang dia bisa disewa oleh para peternak melalui connecting the dots yang lain.

Segala sesuatu menjadi baik jika bersatu, jadi dengan fenomena sapu lidi diibaratkan kita bisa membangun aplikasi ini. Sapu lidi kalau cuma satu tidak bisa nyapu. Tapi kalau diikat beramai-ramai kita bisa menyapu apapun. Itulah yang kita lakukan hari ini. Kita ke pabrik pakan kalau kita bersatu yang punya bibit itu akan jauh lebih baik dan punya bergaining power dibandingkan sendirian. Dengan pengalaman bertahun-tahun ayoternak.id ini bukan perusahaan yang atas ide tapi atas migrasi. Karena ini migrasi kita secara offline sudah hidup selama 30 tahun dua generasi. Tentunya bank data, big data dan segalanya sudah terkumpul dengan sangat baik.

Sebelum kita migrasi ke start up kita sebelumnya di tahun 2014 sampai 2019 sudah migrasi ERP (Electronic Riset Protocol). Pada saat ERP itu kita punya data-data yang sangat konsisten. Jadi itu untuk membantu manajemen mengurangi resiko tersebut.  Ayoternak itu adalah platform yang bebas untuk supper apps terjangkau semua orang dan tidak kita batasi bahkan justru kita edukasi jika mereka punya barang-barang biasa yang kurang berkualitas kita akan turunkan dokter-dokter hewan yang terkenal yang sudah dikenal di dunia perunggasan seperti Dr Hewan Eko Prasetyo. Kita juga bekerjasaman dengan Alloped. Semua dokter hewan yang bersertifikasi di Alloped akan kita hire untuk membantu para peternak.

Animo-animo yang sudah bekerja sama dengan kita sebelumnya itu sudah 70%. Karena kita adalah  industri yang sudah berjalan maupun punya mitra, partner yang semuanya mungkin akan bermigrasi ke Ayoternak.id. Kita selama ini  beroperasinya baru di Jawa Barat dan Banten. Contohnya sekitar dua minggu yang lalu kita sudah engage dengan peternak di Batam dan tadi di seminar kita diminta untuk datang ke Surabaya dan Kalimantan dan Makassar. Jadi karena kita diperluas oleh network jadi kemungkinan dalam waktu dekat akan segera terbuka di tempat lain atas dasar permintaan.

Nanti di bulan Oktober 2022 ada modul khusus Ayoternak.id namanya Temanternak.id, Itu mereka bisa berkumpul berlima, bersepuluh datang untuk beternak dalam suatu lokasi. Atau mereka cuma punya modal sedikit ketemu pemodal yang besar atau gabung kedua-duanya ke kita, kita manage didalam suatu aplikasi. Temanternak.id ini sangat menjadi solusi buat orang-orang yang baru belajar atau pengen ikut-ikutan bisa ikutan dan merasakan sampai dengan menjual barangnya.

Harapan kita semua generasi milenial atau turunan-turunan peternak juga hadir bisa bergabung untuk kita bisa membesarkannya. Kalau pemerintah saran saya bisa melihat potensi ini. Bayangkan 54 juta kebutuhan ayam seminggu per ekor jangan digarap oleh orang asing, garaplah oleh peternak mandiri dan semuanya yang ada di kita. Saya sebagai seorang peternak sendiri adalah harapannya bisa merevolusikan solusi untuk seluruh hasil ternak kita untuk langsung dikonsumsi oleh konsumen. Jadi kita bisa memutus rantai-rantai yang diluar hdari rantai peternak.”, tutupnya.

 

Tentang Aplilasi Ayoternak.id

 

Transformasi digital dan perkembangan teknologi semakin memberi kemudahan kepada masyarakat untuk melakukan beragam kegiatan. Interaksi tatap muka atau mobilitas tinggi kian diminalisir dengan perkembangan tersebut. Kini, para penyedia jasa berlomba untuk memberikan pelayan paling efektif dan efisien kepada konsumen, salah satunya aplikasi Ayoternak.id.

Ayoternak.id merupakan aplikasi yang berfungsi untuk menghubungkan para peternak pertama dengan konsumennya. Ayoternak.id ini adalah aggregator dan penghubung para peternak pertama dengan konsumen. Jadi, kalau kita bicara connecting dots, kami memiliki fungsi untuk menghubungkan antara titik-titik peternakan yang selama ini terpisah.

Peternakan itu unik. Mereka beternak di gunung atau di tempat-tempat yang jauh. Sementara, kebutuhan utamanya ada di kota. Dan sudah dicoba menghubungkan satu demi satu, mulai dari supplier-supplier hingga ke konsumen.

Aplikasi ini diharapkan dapat membangun ekosistem yang lebih efisien serta memberikan keamanan bagi para peternak maupun pembeli. Ayoternak.id dilengkapi dengan sejumlah fitur dan platform yang memungkinkan bagi para anggota yang bergabung untuk mendapatkan panduan, pengarahan, dan pembelajaran mengenai dunia peternakan. Dengan demikian, para anggota dapat dengan mudah memilih langkah-langkah apa saja yang harus diambil terkait jika ingin terjun dalam bidang ini. (RNC/Rudi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.