oleh

Lesti KJ Polisikan Suaminya, Ancaman Hukuman 5 Tahun Penjara

Jakarta – MRN : Lesti Kejora melaporkan suaminya, Rizky Billar, ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Rabu (28/9) lalu. Ia melaporkan sang suami terkait kasus dugaan tindak KDRT. Laporan kepolisian tersebut tercatat dengan nomor LP/B/2348/IX/2022/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya. Berikut ini, yang dirilis oleh Mediarilisnusantara.com telah merangkum sederet fakta terkait laporan KDRT Lesti Kejora terhadap Rizky Billar. Rizky Billar dituduh Lesty Ketahuan Selingkuh, Emosi saat Lesti Minta Pulang ke Rumah Ortunya. Dalam surat laporan kepolisian yang ditandatangani Kanit III SPKT Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Sumardi, Berdasarkan keterangan Lesti dalam surat itu, ia memergoki Rizky Billar selingkuh di belakangnya.

Emosi Billar memuncak ketika dirinya ingin pulang ke rumah orang tuanya. ketahuan berselingkuh di belakang korban. Pada saat korban meminta dipulangkan ke rumah orang tuanya, terlapor emosi,” bunyi keterangan Lesti Kejora dalam surat laporan. Lesti Kejora Mengaku Dibanting hingga Dicekik oleh Rizky Billar, emosi dan melakukan berusaha mendorong korban dan membanting korban ke kasur dan mencekik leher korban sehingga korban terjatuh ke lantai dan hal tersebut dilakukan berulang-ulang,” bunyi keterangan Lesti Kejora. Dugaan kekerasan tersebut tak hanya sekali dilakukan oleh Billar. Ibu satu anak ini kemudian ditarik ke arah kamar mandi dan lagi-lagi dibanting oleh Billar berusaha menarik tangan korban ke arah kamar mandi damembanting korban ke lantai dan berulang kembali sehingga tangan kanan dan kiri leher dan tubuhnya merasa sakit dan atas kejadian tersebut korban merasa sakit dan melaporkan ke Polres Metro Jakarta Selatan guna ditindaklanjuti,” isi dari surat laporan Lesti. Rizky Billar Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara Rizky Billar bersama Lesti Kejora dan kuasa hukumnya Sandy Arifin saat memenuhi panggilan sebagai saksi terkait kasus Quotex tersangka Doni Salmanan di Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Selasa, (22/3/2022).

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan, AKP Nurma Dewi, mengatakan, Lesti harus melakukan visum karena yang dilaporkan mengenai dugaan KDRT. Visum, menurut dia, akan menjadi bukti terkait tindakan KDRT terhadap Lesty. Lesti melaporkan Billar ke polisi dengan pasal yang diatur dalam UU KDRT. Atas laporan itu, Nurma menyebut, pria 27 tahun tersebut terancam hukuman paling tinggi 15 tahun penjara. “Paling tinggi ancaman hukumannya 15 tahun jika mengalami luka berat atau menyebabkan meninggal,” ucap Nurma. Polisi Sebut Lesti Kejora Alami Luka Lebam Akibat KDRT. Rizky Billar dengan Lesti Kejora saat ditemui wartawan di Jakarta, Kamis, (31/3/2022). Kemarin. Penyanyi dangdut jebolan D’Academy itu mendapatkan sejumlah luka akibat tindak KDRT yang dilakukan Rizky Billar. Hal ini diungkap oleh AKP Nurma Dewi.

Jika nantinya dalam pemeriksaan Billar terbukti melakukan kekerasan ataupun penganiayaan, bapak satu anak itu akan dijerat dengan pasal yang diatur dalam UU KDRT dengan ancaman hukuman paling tinggi 15 tahun bila korban sampai meninggal dunia. Hanya saja, Nurma menegaskan bahwa saat ini Lesti sebagai korban KDRT hanya mengalami luka lebam. “Dikenakan Pasal KDRT, 15 tahun (pidana) kalau dia (korban) mati. Tapi, ini kayaknya cuma 5 tahun karena dia, kan, luka lebam gitu,” jelasnya. Dipolisikan Lesti Kejora soal Dugaan KDRT, Rizky Billar Akan Segera Diperiksa. Pasangan artis Rizky Billar dan Lesti Kejora saat memenuhi panggilan terkait kasus DNA Pro di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, AKP Nurma Dewi mengatakan, pihaknya sudah mulai bergerak untuk mengumpulkan bukti dan saksi atas kasus KDRT tersebut. Mereka juga akan segera memeriksa Rizky Billar. “Kita, kan, lagi mintai barang bukti, lalu mau memeriksa saksi-saksi itu. Termasuk si suaminya akan dijadwalkan dilakukan pemeriksaan,” kata Nurma saat dihubungi kumparan, Kamis (29/9) sore kemarin.

Kendati demikian, Nurma belum dapat memastikan soal jadwal pemeriksaan aktor berusia 27 tahun itu. Ia hanya mengatakan bahwa Billar akan diperiksa dalam waktu dekat. “Kita belum bisa memastikan kapan (diperiksa) karena masih harus melalui proses penjadwalan. Yang pasti dalam waktu dekat, biar ini kasusnya lebih cepat selesai. Mudah-mudahan lebih cepat,” paparnya.

(Red/DH)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.